Tulisan Utama

Hello world!

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Selengkapnya...

PEMANFAATAN ICT DALAM PENDIDIKAN DASAR

Ditulis oleh:Dewi Puspitasari | Dalam Uncategorized | Pada 13-11-2014

0

PEMANFAATAN ICT DALAM PENDIDIKAN DASAR
A. Latar Belakang

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Paradigma masyarakat sudah berubah dengan mencari informasi tidak terbatas dengan mencari di buku, surat kabar audio visual dan elektronik, tetapi juga sumber-sumber informasi lainnya yang salah satu diantaranya melalui jaringan Internet.

Begitu pun halnya dalam bidang pendidikan mengalami dampak teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat. Teknologi informasi dan komunikasi memberikan dampak yang positif dalam dunia pendidikan yang mana dapat memberikan informasi untuk kemajuan pendidikan. Dimana pada dasarnya pendidikan merupakan suatu proses komunikasi dan informasi dari pendidik kepada peserta didik yang berisi informasi-informasi pendidikan, yang memiliki unsur-unsur pendidik sebagai sumber informasi, media sebagai sarana penyajian ide, gagasan dan materi pendidikan serta peserta didik itu sendiri (Oetomo dan Priyogutomo, 2004), beberapa bagian unsur ini mendapatkan sentuhan media teknologi informasi, sehingga mencetuskan lahirnya ide tentang e-learning.

Perkembangan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini sangat pesat dan berpengaruh sangat signifikan terhadap pribadi maupun komunitas, segala aktivitas, kehidupan, cara kerja, metode belajar, gaya hidup maupun cara berpikir. Oleh karena itu, pemanfaatan TIK harus diperkenalkan kepada siswa agar mereka mempunyai bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai untuk bisa menerapkan dan menggunakannya dalam kegiatan belajar, bekerja serta berbagai aspek kehidupan sehari-hari, bahkan bisa juga dikembangkan menjadi kegiatan wira usaha.
Pendidikan merupakan salah satu penentu daya saing bangsa, dengan demikian, perlu peningkatan mutu yang berkelanjutan. Salah satunya dengan konsep peningkatan status sekolah secara bertahap ke arah SBI (Sekolah Bertaraf Internasional). Hal ini searah dengan perubahan paradigma dalam pembelajaran menuju masyarakat berbasis pengetahuan, yang menempatkan ICT atau TIK sebagai pendukung utama.

Pelayanan pendidikan, khususnya dalam proses pembelajaran sekarang ini, salah satunya dapat ditingkatkan dengan menerapkan TIK atau ICT (Information and communication technology). Pembelajaran berbasis ICT adalah pengelolaan pembelajaran dengan memanfaatkan ICT dan bilamana lebih ditingkatkan sehingga dapat juga memanfaatkan internet atau website, disebut dengan pembelajaran berbasis website.

B. Pengertian ICT atau TIK

ICT (Information and Communications Technology) atau TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi)itu hasil rekayasa manusia yang berupa media elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan keras berfungsi untuk menerima (input data), mengolah (proses), menyimpan (storage) menyajikan (display) dan mengirimkan (delivery) data dan informasi yang dibutuhkan.
Berikut ini adalah berbagai pendapat mengenai teknologi informasi:
a) Kamus Oxford (1995): Teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan dan gambar.
b) Martin (1999): Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi.
c) Lucas (2000): Teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis. Mikrokomputer, komputer mainframe, pembaca barcode, perangkat lunak pemroses transaksi, perangkat lunak lembar kerja (spreadsheet), dan peralatan komunikasi dan jaringan merupakan contoh teknologi informasi.
d) Williams dan Sawyer (2003): Teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.

C. Peran TIK Dalam Dunia Pendidikan

Di gerbang milenium ketiga, peradaban manusia telah maju begitu rupa. Banyakpencapaian yang telah diraih, mulai dari yang sifatnya “nilai-nilai” (penghargaan atas kemanusiaan, kebebasan, hak atas informasi, dan semacamnya) hingga ke penemuan berbagai artefak kebudayaan.Revolusi teknologi informasi dan massifnya intensitas komunikasi tingkat global memungkinkan manusia sekarang ini untuk melangsungkan model interaksi yang lambat laun berubah. Intensifikasi hubungan tingkat dunia ini selanjutnya akan melahirkan pola-pola relasi baru dalam bidang ekonomi, sosial, politik, komunikasi, pola perilaku sehari-hari, dan termasuk relasi antar-individu.
Riwayat globalisasi sebagai efek lebih jauh dari berbagai produk teknologi dan sains dapat ditelusuri jauh ke belakang. Adalah filsuf Inggris Francis Bacon (1561-1626) yang mula-mula meneguhkan metodologi ilmiah yang menjadi motor penggerak perkembangan sains, yakni dengan memperkenalkan metode (penalaran) induktif. Dalam paham Bacon, arah kerja filsafat dibalik: daripada mempersoalkan final causes (teleologi), filsafat sebaiknya mulai menyibukkan diri dengan efficient causes (kausalitas). Dari sini, eksprimentasi dan observasi kemudian didaulat sebagai ruh sains.Sains atau pengetahuan ilmiah bekerja dengan prinsip keterukuran. Cita-cita sains adalah kehendak untuk memegang kendali kehidupan dengan lebih besar, atau, dalam bahasa Giddens, untuk “membentuk sejarah menurut tujuan kita sendiri”.
Pembicaraan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk kegiatan pembelajaran yang belakangan ini marak dilakukan dalam konteks uraian di atas seperti dimaksudkan untuk mengarahkan produk teknologi agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pengembangan pendidikan. Maksudnya, pembicaraan tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk pembelajaran sebenarnya berlangsung di atas kesadaran bahwa bagaimanapun fungsi produk teknologi itu dapat saja “lepas kendali” dan justru bergerak di wilayah yang dipandang negatif.

D. Pemanfaatan TIK Dalam Pendidikan

TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) merupakan saran penyelesaian informasi yang sudah modern. Biasanya informasi tersebut terdapat pada media massa, namun sekarang informasi dapat dilihat melalui internet.
Saat ini TIK telah diajarkan disekolah-sekolah yang memiliki fasilitas dari pemerintah yang diberikan secara Cuma-Cuma. Maka dari itu para siswa diwajibkan untuk mempelajarinya. Jika tidak mau mempelajarinya kita akan ketinggalan jaman dan buta akan kemajuan teknologi yang sudah ada pada saat ini.
Kita dapat mencari informasi yang lengkap melalui layanan internet. Dengan internet kita juga dapat melihat seluruh dunia. Dan ada pepatah mengatakan Internet jendela dunia. Karena majunya fasilitas internet kita dapat memasang iklan untuk menawarkan barang atau jasa yang ditawarkan dan tentu saja kita dapat membeli barang yang diinginkan dengan harga yang talah ditawarkan dan barang tersebut akan diantar/datang dengan sendirinya.
Guru kelas sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan siswa mempunyai peran penting dalam pengintegrasian TIK. Guru kelas bisa menjadi contoh langsung atau role model bagi pengunaan perangkat TIK di sekolah. Banyak sekolah yang sudah memulai untuk melengkapi ruang kelas dengan satu computer. Dengan memaksimal kan peran satu komputer di kelas, siswa akan merasakan manfaat yaitu bertambahnya sumber belajar. Inisiatif guru kelas untuk sering-sering berkonsultasi dengan guru TIK juga diperlukan. Dengan demikian guru TIK bisa membantu mewujudkan apa keinginan dari guru kelas dalam kaitannya dengan integrasi TIK.

E. Pengenalan ICT di Sekolah Dasar

Pengenalan ICT sangat dibutuhkan dalam pembelajaran komputer di sekolah dasar. Zaman dulu dan sekarang pengenalan ICT di setiap sekolah sudah berbeda karena disesuaikan dengan perkembangan zaman yang ada.
Pada tingkat sekolah dasar biasanya pengenalan ICT lebih cenderung ke arah kemampuan menggunakan komputer dan internet daripada media yang lain. Hal ini dikarenakan pengenalan media komputer lebih dibutuhkan oleh siswa dalam proses pembelajaran dan pencarian informasi. Pengenalan materi tentang komputer sangat beragam bentuk dan jenis dalam proses pengoperasiannya dan hal itu dapat dilakukan seorang guru dengan memberikan teori-teori tentang komputer disertai dengan prakteknya.
Pada kelas rendah dan tinggi ada perbedaan dalam membelajarkan penggunaan media komputer. Pembelajaran komputer di kelas rendah masih terlihat begitu ringan daripada pembelajaran komputer di kelas tinggi karena siswa di kelas tinggi cara berpikirnya sudah berbeda dengan siswa kelas rendah. Proses pengenalan ICT di tingkat sekolah dasar masih tergolong ringan dibandingkan dengan tingkatan pendidikan di atasnya. Pengenalan tentang komputer contohnya ialah pengenalan microsoft word, macam-macam perangkat keras, macam-macam perangkat lunak, cara untuk menghidupkan komputer, dll.

F. Pemanfaatan ICT Dalam Pendidikan Dasar

Pertama, dengan Teknologi informasi maka akan memberi stimulus kepada siswa agar tertarik dengan materi yang disampaikan. Siswa merasa bahwa ada suatu hal yang menarik hatinya untuk menerima materi yang disampaikan.Kedua, siswa sekolah dasar bisa kreatif untuk mencari informasi di internet maupun media elektronik serta cetak. Ketiga, dengan pemakaian media grafis imajinasi siswa akan lebih berkembang sehingga menimbulkan minat siswa untuk berkeinginan. Keempat, pengaruh kemajuan teknologi, berdampak pada pembentukan karakter siswa, siswa sekolah dasar yang diberikan keleluasaan orangtua untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi cenderung menjadi siswa yang kurang bersosialisasi.
Seorang siswa di sekolah dasar masih butuh bersosialisasi dan bermain dengan dengan teman sebayanya.Disini tentunya peran pengajar dan orangtua sangat diperlukan.Para pengajar yang dalam keseharian siswa di sekolah harus bisa memilah dan memberikan informasi yang baik, sehingga siswa yang belum bisa membedakan mana yang baik dan buruk tidak terkena pengaruh negatif dari teknologi.Selain itu tidak hanya guru saja yang melakukan pengawasan, namun peran orangtua tidak kalah penting karena orangtua selalu ada dilingkungan individu siswa. Orangtua dapat memberikan pendidikan pada anak bahwa teknologi informasi dan komunikasi tidak boleh diagung-agungkan dan pengertian bahwa teknologi informasi dan komunikasi itu akan baik pengaruhnya jika digunakan dengan sebaik-baiknya.(Khairunnisa, 2013)
Berikut ini contoh integrasi yang bisa guru kelas lakukan secara mandiri maupun
dengan bantuan guru TIK di lab computer maupun dengan computer yang ada di
kelas, kegiatannya antara lain:
a. Membuat diagram
b. Membuat rentang waktu (time line)
c. Membuat grafik
d. Membuat sajak atau naskah
e. Membuat karya video
f. Memproduksi rekaman suara seperti orang sedang melakukan siaran radio atau pendongeng
g. Membuat karya puisi, cerita atau naskah pementasan
h. Merancang booklet
i. Merancang brosur atau atribut pelengkap kampanye lingkungan hidup
j. Membuat peta pikiran
k. Membuat lukisan dengan computer
l. Membuat komik
m. Membat denah ruangan
n. Memutar CD Rom
o. Mencari informasi di internet

G. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pemanfaatan ICT

Sekolah harus menyediakan sarana dan prasarana ICT untuk memfasilitasi guru dan peserta didik dalam mengakses informasi untuk mendukung dalam proses belajar-mengajar di sekolah dasar, mendorong guru dan peserta didik untuk lebih maju dalam bidang teknoogi informasi dan komunikasi juga membawa perubahan ke arah yang lebih baik di bidang pendidikan khususnya sekolah dasar.
H. Contoh Pemanfaatan Pembelajaran Berbasis ICT
Adapun beberapa contoh penerapan pembelajaran berbasis ICT yang dapat dilakukan oleh pendidik sekolah dasar :
a. Penggunaan Multimedia

Multimedia diambil dari kata multi dan media. Multi berarti banyak dan media berarti media atau perantara. Multimedia adalah gabungan dari beberapa unsur yaitu teks, grafik, suara, video dan animasi yang menghasilkan presentasi yang menakjubkan. Multimedia juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi. Bagi pengguna komputer multimedia dapat diartikan sebagai informasi komputer yang dapat disajikan melalui audio atau video, teks, grafik dan animasi.

b. Penggunaan Jaringan Komputer untuk Pembelajaran (E-Learning)

E-learning merupakan bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya. Melalui e-learning belajar tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Belajar dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Belajar mandiri berbasis kreativitas siswa yang dilakukan melalui e-learning mendorong siswa untuk melakukan analisa dan sintesa pengetahuan, menggali, mengolah dan memanfaatkan informasi, menghasilkan tulisan, informasi dan pengetahuan sendiri. Siswa dirangsang untuk melakukan eksplorasi ilmu pengetahuan. Fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk belajar melalui e-learning diantaranya : e-book, e-library, interaksi dengan pakar, emaill, mailling list, News group, dan lain-lain.

c. Teknologi Informasi untuk Media Pembelajaran

Penerapakan ICT dalam pembelajaran salah satunya adalah penggunaan media pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas kemampuan siswa. Untuk hasil yang optimal pembelajaran harus menyenangkan dan merangsang imajinasi serta kreativitas siswa. Penggunaan multi metoda dan multi media sangat membantu untuk meningkatkan hasil belajar. Teknologi informasi dengan teknologi audio visual mengahasilkan fitur-fitur baru yang dapat dimanfaatkan dalam pendidikan. Pembelajaran berbasis multi media (teknologi yang melibatkan teks, gambar, suara dan video) dapat menyajikan materi pelajaran yang lebih menarik, tidak monoton, dan memudahkan penyampaian.

Berikut alamat video pemanfaatan ICT di sekolah dasar : http://www.youtobe.com/watch?v=VzSsgjh04BM

I. Dampak Positif Pemanfaatan ICT di Sekolah Dasar

Penerapan ICT dalam pembelajaran di sekolah dasar memliki dampak yang besar terhadap perkembangan siswa. Seperti halnya tujuan utama dari pembelajaran berbasis ICT sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penerapan ICT juga memiliki kelebihan dan kelemahan sebagai dampak dari penggunaan ICT dalam proses pembelajaran.
Adapun beberapa kelebihan penerapaan pembelajaran berbasis ICT di sekolah dasar yang merupakan dampak positif penerapaan pembelajaran berbasis ICT antara lain :
a. Menciptakan kondisi belajar yang menyenangkan dan mengasyikan (efek emosi)
b. Siswa akan menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran
c. Membekali kecakapan siswa untuk menggunakan teknologi tinggi
d. Mendorong lingkungan belajar konstruktivis
e. Mendorong lahirnya pribadi kreatif dan mandiri pada diri siswa
f. Meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa
g. Membantu siswa yang memiliki kecepatan belajar lambat (Dekaningsih, 2011)
J. Dampak Negatif Pemanfaatan ICT di Sekolah Dasar
Selain memliki kelebihan, penerapan ICT juga mempunyai beberapa kelemahan, yaitu diantaranya :
a. Penerapannya membutuhkan biaya yang relatif besar.
b. Rentan terhadap penyalahgunaan fungsi.
c. Guru dalam dalam penerapan ICT dituntut memiliki keahlian tinggi.
d. Sulit diterapkan di sekolah yang kurang maju yang pada umumnya terdapat di pedesaan.

DAFTAR PUSTAKA
ASY’ARI, M. S. (2010). Retrieved November 7, 2014, from http://downloads.ziddu.com/downloadfiles/9425053/PEMANFAATANTIKDISEKOLAHDASAR.rar
Cesar, M. (2010, October 4). Retrieved November 7, 2014, from http://mashadicesar.wordpress.com/2010/07/27/pemanfaatan-tik-dalam-pembelajaran-di-sd-negeri-2-rejosari/
Cesar, M. (2010, October 4). WordPress.com site. Retrieved November 7, 2014, from WordPress.com site: http://mashadicesar.wordpress.com/2010/07/27/pemanfaatan-tik-dalam-pembelajaran-di-sd-negeri-2-rejosari/
Dekaningsih, d. (2011, June 2). Retrieved November 1, 2014, from http://ti-kelompok16.blogspot.com/2011/06/penerapan-pembelajaran-berbasis-ict-di.html
Khairunnisa. (2013, March 6). Retrieved November 6, 2014, from http://fajarnisa.blogspot.com/2013/03/artikel-pengaruh-teknologi-informasi.html

Media Social Learning

Ditulis oleh:Dewi Puspitasari | Dalam Uncategorized | Pada 13-11-2014

0

Hello world!

Ditulis oleh:Dewi Puspitasari | Dalam Uncategorized | Pada 04-11-2014

1

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!